Langsung ke konten utama

Seberapa Besar Populasi Burung di Dunia? Apakah Populasinya Menurun karena Pemanasan Global atau Polusi?

Populasi burung di bumi selalu berubah setiap saat. Burung-burung juga banyak yang tinggal di tempat-tempat yang sulit dijangkau, di mana orang-orang jarang mendapatkan kesempatan untuk mengamati dan menghitungnya. Namun sekarang sudah ada beberapa percobaan untuk memperkirakan populasi burung dengan hasil yang cukup masuk akal.

Diterjemahkan dari American Museum of Natural History | About how big is the bird population? Has it gone down because of global warming or pollution?

Sekitar 10 tahun yang lalu, dua orang ilmuan mencoba untuk memperkirakan jumlah populasi burung di dunia. Dan angka yang mereka dapatkan berkisar antara 200 sampai 400 miliar ekor burung. Jika dibandingkan dengan 5 miliar populasi manusia, berarti sekitar 40 sampai 60 ekor burung per satu orang.

Pertanyaan kedua lebih mudah dijawab. Sayangnya populasi burung di dunia memang berkurang.

Sejak tahun 1500-an, jumlah populasi burung telah menurun baik dari banyaknya spesies (sekitar 500 spesies) maupun jumlah individunya (sekitar 20-25%). Penurunan populasi ini disebabkan oleh kegiatan manusia seperti penebangan hutan, kontaminasi, spesies invasif, dan perubahan iklim.

Populasi burung hutan hujan tropis dunia mungkin berkurang secara permanen 144 juta ekor setiap tahun.

Dari semua spesies burung yang telah diketahui, 129 spesies di antaranya telah punah dan 9787 spesies lainnya masih hidup saat ini.

Sampai tahun 2100, hingga 14% dari semua spesies burung mungkin akan punah. Dan 7-25% (28-56% di pulau-pulau samudra) mungkin akan "punah secara fungsional". Artinya, jumlah individu dalam spesies ini akan menjadi sangat rendah sehingga spesies tersebut tidak lagi berperan penting dalam ekosistemnya.

Burung adalah bagian penting dari ekosistem dan berperan dalam tugas-tugas penting. Misalnya, burung menyerbuki dan menyebarkan benih dari banyak tumbuhan, termasuk tanaman yang penting bagi manusia. Mereka juga berperan dalam mengontrol hama tanaman. Dan burung pemakan bangkai seperti burung hering membantu dalam menguraikan zat-zat organik.

Semua manfaat ini terhadap manusia dan organisme lain kemungkinan akan menurun seiring dengan jumlah populasi dan spesies burung. Karena burung memiliki peran penting dalam mengontrol organisme lain, penurunan populasinya mungkin akan mendorong penyebaran wabah penyakit.

Kabar baiknya, tindakan-tindakan konservasi di seluruh dunia memperlambat lajur kepunahan banyak spesies. Banyak relawan juga terlibat dalam usaha-usaha konservasi lokal. Mereka membantu menghitung, melacak, dan melindungi burung-burung di dalam komunitasnya. Usaha mereka akan membuat perubahan yang besar!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konjungsi Agung Planet Jupiter dan Saturnus

Sebuah suguhan akhir tahun bagi para pengamat langit. Apa yang telah dikenal sebagai "Bintang Natal" adalah konjungsi planet yang sangat dinamis dan mudah dilihat pada langit petang selama dua minggu ke depan saat planet terang Jupiter dan Saturnus bersatu, dengan puncaknya pada malam 21 Desember 2020. Diterjemahkan dari  NASA  |  The ‘Great’ Conjunction of Jupiter and Saturn Pada tahun 1610, seorang astronomer Italia, Galileo Galilei, mengarahkan teleskopnya ke langit malam, dan menemukan empat satelit alami Jupiter – Io, Europa, Ganymede dan Callisto. Pada tahun yang sama, Galileo juga menemukan sesuatu berbentuk oval yang mengelilingi planet Saturnus, yang pada pengamatan berikutnya diketahui bahwa itu adalah Cincin Saturnus. Penemuan-penemuan ini mengubah pemahaman manusia tentang tata surya yang lebih jauh. Tiga belas tahun kemudian, pada tahun 1623, dua planet raksasa tata surya, Jupiter dan Saturnus, berjalan beriringan di langit. Jupit...

Bagaimana Tata Surya Terbentuk?

Ini adalah kisah yang hebat dengan banyak lika-liku dan keganasan kosmik. Ilustrasi tata surya (bukan skala aslinya) Diterjemahkan dari  Space.com  |  How did the solar system form? Di sinilah kita ,   4,5 miliar tahun usia matahari kita, dengan sederetan planet-planet dan benda-benda kecil lainnya yang mengorbit di sekelilingnya. Bagiamana semua planet terbentuk? Dan mengapa mereka saat ini mengorbit dengan lintasan yang sedemikian rupa? Pembentukan tata surya adalah sebuah teka-teki yang cukup menantang bagi astronomi modern. Sebuah kisah yang sangat hebat tentang kekuatan yang sangat ekstrim dalam rentang waktu yang sangat panjang. Ayo kita gali! Awan Nebula Prasejarah Pada awalnya, tidak ada apa-apa. Tapi tidak benar-benar hampa. Semua bintang terbentuk dari awan nebula yang menyusut, yang dimana adalah awan lepas yang terdiri dari debu dan gas, dan matahari kita –termasuk tata surya– tidak berbeda. Para astronom menyebutnya "nebula prasejarah" ( pre-...